Singapura (ASEAN Bahas Myanmar)

Mei 20, 2008 senysingapura

SUARA PEMBARUAN DAILY

Ratusan anak-anak yang selamat dari topan Nargis menunggu pembagian makanan saat hujan turun di di Kota Laputta, Delta Irrawady, Myanmar, Kamis (15/5).

Di tengah kritik internasional mengenai lambatnya para pemimpin ASEAN bereaksi, para menteri luar negeri negara-negara ASEAN akhirnya mengatur jadwal bertemu di Singapura, Senin, untuk membahas cara membantu Myanmar memulihkan diri, lebih dari dua pekan setelah bencana yang mengakibatkan ratusan ribu jiwa tewas dan hilang.

Pertemuan dilakukan atas inisiatif Singapura, untuk membicarakan situasi kemanusiaan dan mencari cara terbaik membantu Myanmar memulihkan diri. Kontras dengan desakan banyak negara-negara Barat, negara-negara ASEAN diperkirakan tidak akan mengeluarkan sikap tegas terhadap junta Myanmar.

Seorang diplomat ASEAN menyebutkan, pada pertemuan itu hanya akan diupayakan kompromi untuk mempercepat pengiriman bantuan ke Myanmar. Menteri Luar Negeri Thailand Noppadon Pattama menyebut negaranya akan mengusulkan agar ASEAN bekerja sama dengan PBB, untuk membantu Myanmar memulihkan diri dari bencana.

Pengamat meragukan pertemuan Singapura akan membuat perubahan sikap junta, yang hingga saat ini terus menolak bantuan asing. Apalagi berdasarkan doktrin konsensus ASEAN, tidak ada rencana yang bisa diputuskan atau dijalankan tanpa persetujuan dari Myanmar sendiri. Para pemimpin ASEAN juga belum terdengar bersuara tegas menyikapi cara junta Myanmar menangani para korban.

Debbie Stothard, aktifis kelompok anti-junta Myanmar, mengatakan reaksi ASEAN terhadap bencana topan Nargis sangat mengecewakan. “Masih belum terlambat bagi ASEAN, untuk memperbaiki situasi. Tapi mereka harus menunjukkan kemampuan dalam kepememimpin dan membuat rezim Birma berprilaku lebih baik,” katanya.

Keraguan atas hasil pertemuan di Singapura juga disampaikan Hannah Ruth Chia, analis dari Pusat Penelitian Kekerasan Politik dan Terorisme Internasional di Studi Internasional Sekolah Rajaratnam, Singapura. Dia mengacu pada belum adanya perubahan signifikan di Myanmar, hingga 11 tahun setelah negara itu menjadi anggota ASEAN.

Entry Filed under: Weekly News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Laman

Kategori

Kalender

Mei 2008
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
 
%d blogger menyukai ini: